5 Buah Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil Muda

Iklan 728x90

5 Buah Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil Muda

Buah Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil Muda

Masa kehamilan merupakan masa yang paling rentan dan beresiko bagi janin dalam kandungan. Bagi ibu hamil harus bisa mengontrol asupan makanannya agar tidak membahayakan janin dan dirinya sendiri. Biasanya ketika sedang hamil dianjurkan untuk makan buah-buahan untuk memberikan vitamin pada janin. Namun perlu diketahui ternyata ada beberapa buah - buahan yang berbahaya bagi ibu hamil. Berikut beberapa buah - buahan yang berbahaya untuk ibu hamil.

1. Buah Nanas

Buah nanas merupakan buah yang banyak mengandung zat bromelian yang sangat tinggi. Menurut para peneliti bahwa buah nanas banyak mengandung bromelian, yaitu enzim yang memiliki efek melemahkan leher rahim dan bisa menyebabkan rahim berkontraksi sehingga menyebabkan bayi lahir prematur pada persalinan dini. Hindari makan nanas saat trimester pertama untuk mencegah terjadinya keguguran pada kehamilan.

Jika seorang ibu hamil mengonsumsi nanas dalam jumlah yang berlebihan juga bisa menyebabkan diare. Banyak sekali wanita yang sedang hamil makan buah nanas mengeluh diare, sementara beberapa wanita yang makan buah nanas tetap sehat sampai trimester ketiga kehamilan, hal ini kemungkinan karena bromelian umum ditemukan dalam buah nanas segar atau yang masih muda dan jika sudah dikalengkan maka kemungkinan bromelian akan hancur.

Protease enzim bromelian mirip dengan papain yang ada pada buah pepaya yang keduanya menyebabkan kontraksi rahim, sehingga bisa menyebabkan keguguran. Terutama buah nanas yang masih hijau dan mentah yang bisa menginduksi aktivitas rahim dan membahayakan kehamilan. Dengan demikian ibu hamil harus mengindari makan buah tropis ini terutama pada awal awal kehamilan.

2. Pepaya Mentah

Sebenarnya buah pepaya yang benar - benar sudah masak / matang tidak akan menimbulkan masalah bagi wanita hamil, justru merupakan sumber vitamin A dan B untuk kesehatan, kalium dan fitonutrisi seperti beta karoten yang sangat penting namun pepaya muda atau mentah bisa menimbulkan ancaman buat kehamilan. biasanya ada yang menggunakan pepaya mentah atau setengah matang untuk rujak maupun sayur lontong. Sebaiknya ibu hamil tidak mengonsuminya.

Buah pepaya yang masih mentah mengandung pepsins yang terkandung dalam getah, yang dapat menyebabkan kontraksi dan menyebabkan keguguran. Pepaya mentah harus dijauhkan dari menu makanan ibu hamil terutama setelah kandungan memasuki trimester ketiga.

Getah pekat putih pada buah pepaya mentah ternyata lengket saat terkena udara. Papain adalah pepsin kuat dalam getah pepaya sering kali disebut dengan enzim pencernaan. Meskipun bermanfaat untuk pencernaan, papain dari buah pepaya dapat meniru prostaglandin. Tidak hanya dapat menyebabkan kontraksi, papain dari buah pepaya muda juga bisa melemahkan membran penting yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup janin.

Keguguran bukanlah hal yang sangat dikhawatirkan saat makan pepaya mentah. Walaupun banyak wanita sedang hamil mungkin saja tidak menyadari akan ada hal seperti itu, alergi getah lebih dari hanya sekedar alergi, karena alergi terhadap getah tanaman menyebabkan seorang wanita hamil bisa memiliki reaksi yang berbahaya dari makanan tertentu yang mengandung getah tanaman, seperti halnya pada pepaya mentah atau kurang matang. Seperti yang dijelaskan The New York State Departement Of Health menjelaskan bahwa orang yang alergi lateks juga mungkin akan alergi terhadap pisang, apel, chestnut, gandum, rye dan makanan lain yang mengandung getah tanaman.

Papain pepsin yang terkandung dalam getah pepaya hadir ketika kulit luar buah pepaya masih berwarna hijau. Jika buah pepaya telah matang, kulit akan kehilangan pigmen hijau dan berubah menjadi kuning setelah matang. Buah pepaya yang kulitnya telah berubah menjadi kuning mengandung getah yang sangat sedikit. The British Journal Of Nutrition melaporkan bahwa jumlah terkecil getah tanaman mungkin bisa berbahaya bagi wanita hamil yang memiliki riwayat keguguran spontan, atau pesalinan prematur akibat meningkatnya aktivitas kontraktil dalam rahim.

3. Buah Durian

Buah durian mengandung mineral dan vitamin yang sangat tinggi, ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan. Namun sayangnya bisa menimbulkan dampak buruk bagi wanita hamil jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengonsumsi durian saat hamil biasanya sangat cepat sekali akan merasa pusing dan mabuk. Durian mempunyai sifat panas ketika berada di dalam perut dan mengandung alkohol. Alkohol sangat berbahaya bagi janin dan ibu hamil.

Kandungan lainnya adalah asam arachidonat dimana senyawa tersebut adalah senyawa kimia yang dapat memicu terbentuknya prostaglandin. Untuk prostaglandin sendiri merupakan senyawa yang dapat merangsang kontraksi pada rahim anda. Sehingga menimbulkan dampak buruk yang sangat berbahaya bagi janin anda yaitu keguguran. Senyawa ini apabila masuk dalam dalam tubuh secara berlebihan dapat merangsang kontraksi yang bisa menyebabkan keguguran atau melahirkan prematur.

Ancaman ini biasanya bisa dialami saat memasuki kehamilan trimester pertama atau juga pada bayi prematur yang usianya kurang dari 36 minggu. Alkohol sendiri merupakan zat yang harus dihindarkan kepada ibu hamil, walupun kadarnya cukup rendah namun tetap berbahaya. Durian yang dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menaikkan kadar kolestrol tubuh secara signifikan. Bukan hanya itu durian juga mampu menimbulkan hipertensi yang sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa ibu dan janin.

4. Buah Delima

Buah delima juga dapat menyebabkan keguguran pada masa kehamilan jika dikonsumsi secara berlebihan. Jika seorang ibu mengonsumsi buah delima dalam jumlah berlebih dapat berpotensi mengalami keguguran. Dan perlu diketahui bahwa sebenarnya biji buah delima adalah yang paling berbahaya untuk ibu hamil.

5. Buah Anggur

Bila dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu banyak, gula yang terdapat dalam buah anggur akan sangat mudah terfermentasi didalam lambung sehingga ia berubah menjadi alkohol. Seperti diketahui bahwa efek negatif dari alkohol bagi ibu hamil sangat banyak. Alkohol bisa menyebabkan suhu rahim meningkat dan menghambat pertumbuhan janin karena panasnya. Oleh karena itu meskipun buah anggur memiliki begitu banyak vitamin, ketika hamil lebih baik dihindari.

Ahli kesehatan menyarankan wanita hamil sebaiknya menghindari buah-buahan seperti anggur. Anggur hitam adalah salah satu buah yang harus dihiindari selama kehamilan khususnya selama trimester pertama karena buah tersebut akan meningkatkan suhu dalam tubuh yang berbahaya bagi bayi.

Makan buah anggur saat sedang hamil memang memiliki efek yang merugikan, hal ini berdasarkan penelitian yang dikutip dari Boldsky dan Vemale sebenarnya anggur memiliki nutrisi penting untuk ibu hamil yaitu vitamin A da C tetapi ada sisi lain yang harus diperhatikan dan itu sangat merugikan yaitu adanya kandungan reverator yang tinggi dapat menjadi racun untuk kehamilan. Reverator terdapat pada kulit anggur yang pada umumnya berwana gelap.

Anggur memiliki kandungan asam yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi kondisi ibu hamil. Karena makanan yang memiliki tingkat keasaman tingggi bisa menyebabkan kembung, perut begah, mual bahkan muntah. Mengonsumsi anggur dapat menyebakan diare pada ibu hamil. Ketika terjadi diare maka cairan dalam tubuh akan menurun secara drastis dan akan mempengaruhi bayi yang ada dalam kandungan sehingga menyebabkan bayi kekurangan cairan sehinga menyebabkan ibu dan si bayi lemas.

Makan anggur pada saat hamil dapat menyebabkan keracunan. Hal ini karena kandungan reverator tinggi yang dapat berpotensi meracuni kandungan dan menyebabkan hormon di dalam tubuh tidak seimbang. Tapi hal ini bisa terjadi jika mengonsumsi buah anggur secara berlebihan. Tapi alangkah baiknya jika ibu hamil untuk tetap waspada.
Baca Juga
SHARE
iPedia
Platform Media Informasi dan Tips

Related Posts

Subscribe to get free updates

Iklan Tengah Post